Bahas Financial Projection dan Startup Funding, Begini Rekap Mentoring Minggu ke-3 KalFor Youth Innovation 2023
(Kalimantan, 21/12/23) Rangkaian acara KalFor Youth Innovation 2023 kembali diadakan pada Kamis ini, (21/12/23).
Memasuki sesi mentoring minggu ke-3, topik yang dibawakan semakin menarik dan membuat para peserta KalFor Youth Innovation 2023 semakin antusias.
Pada sesi mentoring KalFor Youth Innovation 2023 ke-8 dan ke-9 kali ini, topik yang dibahas meliputi Financial Projection 101 yang dibawakan oleh Bapak Marcello Judhandoyo dan Startup Funding oleh Ibu Thor Yumna.
Dalam pemaparannya, Pak Marcello menjelaskan bahwa financial projection sederhananya adalah pembukuan atau penyusunan rencana anggaran biaya (RAB).
“Financial projection juga bisa didefinisikan sebagai rancangan anggaran keuangan yang dibuat sebelum mendirikan perusahaan atau memproyeksi tahun selanjutnya,” tambahnya.
Pak Marcello juga memperkenalkan beberapa istilah umum dalam bidang finance, mulai dari revenue, profit, hingga liquid asset.
Sementara itu, fungsi dari financial projection secara umum adalah untuk menganggarkan setiap pengeluaran, untuk mengelola arus kas, alokasi modal, sebagai nilai perusahaan, untuk menghitung modal kerja, dan mengukur rasio keuangan.
Sedangkan, fungsi lanjutan dari financial projection tentunya adalah untuk mencari investor, melihat kondisi perusahaan secara keseluruhan, dan menentukan keputusan bisnis jangka pendek.
Sebagai tambahan, Pak Marcello juga menjelaskan tentang tiga unsur penting dalam financial projection, yaitu laporan profit and loss, balance sheet, dan cash flow report.
Read More
Selanjutnya, Ibu Thor Yumna memaparkan materi tentang Startup Funding yang menjelaskan beberapa hal mulai dari sumber funding untuk startup hingga apa saja yang harus dipersiapkan sebelum mencari sumber funding.
Sebelum mendirikan sebuah startup, ada baiknya kita mengetahui permasalahan apa yang ingin kita selesaikan dan solusi seperti apa yang bisa kita tawarkan.
Selain itu, ada beberapa pertimbangan yang perlu dipikirkan secara matang ketika ingin membangun startup, yaitu apakah permasalahan yang ingin diselesaikan memang benar-benar sebuah masalah? Is it really a problem?
Kemudian yang kedua adalah apa benar semua orang mau menggunakan solusi yang kita tawarkan untuk menjawab masalah mereka?
Setelah beberapa hal tersebut terjawab, barulah para pendiri startup bisa mulai masuk ke tahapan berikutnya.
Pada ekosistem startup, ada beberapa badan usaha yang bisa diajak bekerja sama, yaitu venture capital, venture builder (incubator, accelerator), dan research center.
Ada pula beberapa opsi fundraising untuk pendanaan startup yang terdiri dari angel investor, venture capital, business incubators, crowdfunding, dan initial coin offerings (ICO).
Bu Thor juga menjelaskan tentang beberapa hal yang biasanya akan dilihat oleh investor, diantaranya adalah unique selling point (USP) dan competitive advantage, visi founder dan rencana perusahaan ke depannya, tim yang dapat diandalkan, passionate, dan berbakat, model bisnis dan rencana monetisasi, revenue dan pertumbuhan startup, serta proyeksi break even dan profitabilitas.
Sangat insightful, ya! Nantikan berita terkini lainnya tentang KalFor Youth Innovation 2023 hanya di Nakama.id News!
———————————————
Connect with Nakama.id:
Website: https://nakama.id
Instagram: @








